/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/symbols/sym-5/sym463.cur), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com */ Open Bible

Minggu, 08 November 2015

KEDAMAIAN ANTAR AGAMA


Saat ini banyak sekali pertengkaran seperti tawuran. Antara lain, permasalahannya adalah tentang agama. banyak sekali orang yang saling menghina agama lain. Seperti Islam dihina, Kristen dihina, Budha dihina, Katolik dihina, Hindu dihina, dll. coba deh kita berfikir sejenak! Apasih gunanya kita menghina agama lain? apa manfaatnya? apakah dengan menghina kita mendapatkan pahala? apakah dengan menghina agama lain kita mendapat hadiah? Tidak kan. Yang ada kita hanya mendapat kerugian. Seperti luka-luka, bahkan meninggal. Dan yang paling penting menambah dosa, dan membuat Tuhan sedih.  

Saya pernah membaca sebuah artikel orang yang berisi bahwa, pemilik artikel ini menceritakan seseorang yang tidak menyukai agama orang lain dan membangga-banggakan agamanya yang menurut dia paling benar. Dia membakar Al-Quran milik umat Muslim. 




Begitu juga kitab suci umat Kristiani juga ia bakar. Dia beranggapan tidak ada agama yang benar kecuali agamanya sendiri. Hal seperti inilah yang akan membuat kita semua tidak menghargai kepercayaan orang lain. Dan hal seperti inilah yang akan merusak kedamaian antar umat beragama yang seharusnya kita semua bergandeng tangan untuk membentuk suatu masyarakat yang sejahtera. 
Faktor yang menyebabkan konflik tersebut, yaitu:
  1. Kurangnya rasa menghormati antar agama.
  2. kurangnya komunikasi sehingga menimbulkan salah paham
  3. Adanya tujuan tertentu yang menjadikan munculnya konflik
Beberapa hal untuk menghindari konflik, yaitu:
  1. Melibatkan pemeluk agama lain dalam kegiatan sosial
  2. Menjauhi sifat egois
  3. Pembinaan individu
  4. Saling membantu
  5. Saling menghargai agama lain
Upaya untuk mengantisipasi konflik:
  1. Mempererat persahabatan antar agama dengan saling mengenal lebih jauh, serta menumbuhkan kembali kesadaran bahwa setiap agama membawa misi kedamaian
  2. Masyarakat pendatang dan penduduk asli juga harus berbaur atau membaur atau dibaurkan
  3. Segala macam bentuk ketidakadilan struktur agama harus dihilangkan atau diminimalkan
  4. Kesenjangan sosial dalam hal agama harus dibuat seminimal mungkin, dan sebisanya dihapuskan sama sekali.


Disini saya ada sebuah projek kebaikan yaitu membantu belajar anak-anak SD. Saya dan teman-teman saya mengajari mereka dengan senang hati, tanpa ada rasa terbebani. Walaupun kita semua berebeda agama, ras, dan suku, tetapi kita tidak memandang itu karena pedoman saya sendiri yaitu satu kebaikan untuk berdamai. Jadi apapun agamanya, apapun ras dan sukunya saya tidak menjadi penghalang bagi saya untuk berbuat kebaikan untuk semua orang dan untuk kedamaian dunia ini.


TIDAK PENTING APA LATAR BELAKANGMU, KALAU KAMU BISA MELAKUKAN YANG LEBIH BAIK UNTUK SEMUA ORANG, ORANG TIDAK AKAN TANYA APA AGAMAMU, APA SUKUMU, APA LATAR BELAKANGMU